Badan Amalan Islam (BAI) FK Unissula

Be a Good Moslem Be a Professional Doctor
Halaman Depan | Kontak Kami | Pengurus | Program Kegiatan
"Dan apabila aku sakit, maka Dialah Yang menyembuhkan aku" (QS. AsySyuara : 80) .:|:. "Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan dalam apa yang diharamkan-Nya atasmu" (HR. Imam Bukhari) .:|:. "Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obat, dan Dia menjadikan bagi setiap penyakit ada obatnya, maka berobatlah kamu, dan jangan kamu gunakan barang yang haram" (HR. Abu Dawud)
Dari Redaksi
Selamat Datang di Homepage BAI Fakultas Kedokteran Unissula. Selamat Menjelajahi Situs ini (Redaksi)

Kami mohon maaf jika saat Anda mendownload suatu file, bertebaran banyak iklan di layar Anda. Sekali lagi mohon maaf karena minimnya fasilitas dari kami. Terima Kasih (Redaksi)
Kategori
  • Nafais Tsamarah
  • Microbiology
  • Opini
  • Berita
  • Riset
  • Peradaban
  • Pemikiran
  • Muslimah
  • Siyasah
  • Aksi Mahasiswa
  • Thibbun Nabawi
  • Ensiklopedi
  • Uncategorized
  • Weblink
  • Menu BAI
  • News Release
  • Majelis Syura
  • Mentoring
  • KSS
  • Info Kegiatan
  • Info Finansial
  • Info FULDFK
  • Kegiatan Eksternal
  • Buletin Al-Haqq
  • Mading Al-Bayyan
  • Majalah Al-Firdaus
  • I-Med edisi Unissula
  • Download
  • Ebook Aqidah
  • Ebook Taffsir
  • Ebook Hadits
  • Ebook Muslimah
  • Sistem Politik
  • Kedokteran
  • Dokumen BAI
  • Kuliah Islam
    Materi kuliah Islam Disiplin Ilmu Kedokteran FK Unissula

  • Belajar & Berfikir
  • Komunikasi
  • Masalah Kesehatan
  • Hematopoetin
  • Imun & Kulit Kelamin
  • Hormon & Metabolisme
  • Muskuloskeletal
  • Cardiovascular
  • Pernapasan
  • Pencernaan
  • Enterohepatik
  • Penyakit Tropis
  • Saraf
  • Metodologi Penelitian
  • Urogenitalia
  • Reproduksi
  • TumBang & Geriatri
  • Perilaku dan Jiwa
  • KB & Kependudukan
  • Penglihatan
  • THT
  • SKN
  • Kegawat Daruratan
  • Manajemen RS
  • Mutiara Kata
    "Dan apabila aku sakit, maka Dialah Yang menyembuhkan aku" (QS. AsySyuara : 80)

    "Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan dalam apa yang diharamkan-Nya atasmu" (HR. Imam Bukhari)

    "Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obat, dan Dia menjadikan bagi setiap penyakit ada obatnya, maka berobatlah kamu, dan jangan kamu gunakan barang yang haram" (HR. Abu Dawud)

    SEMINAR

    MMLC Nasional 3 - FULDFK 2013 klik di sini
    MMLC & Coronaria
    Media Center informasi acara MMLC FULDFK DEW IV FULDFK 2010 klik di sini

    Silaturahmi Muslimah Jateng & DIY 2010 & Talk Show Muslimah, "Save Your Life From The Threatening of Cancer" klik di sini
    ANTIBIOTIC IV
    Informasi seputar Antibiotic 4 BAI FK Unissula Klik di sini
    SEMINAR MUSLIMAH
    Silaturahmi Muslimah Nasional 2007. Talk Show Muslimah CANTIK ISLAMI, "The Essence of The Real Beauty" klik di sini
    Team Members

    [Login Member]
    December 06, 2010
    Program Internship
    Pendidikan Profesi Dokter di Republik Indonesia telah memasuki lembaran baru dalam sejarah dengan diberlakukannya program Internsip Dokter Indonesia pada tahun 2010 berdasarkan Permenkes No.299/MENKES/PER/II/2010 dan Peraturan KKI No.1/KKI/PER/I/2010.Program ini adalah hasil dari studi orientasi proyek HWS (Health Worksforce and Service) yang dijalankan oleh Dikti ke 4 negara yaitu Inggris, Belanda, Australia dan Singapura dan hasil dari studi orientasi ini kemudian dijadikan masukan bagi Kolegium Dokter Indonesia.

    Program ini merupakan tahap pelatihan keprofesian praregistrasi berbasis kompetensi pelayanan primer guna memahirkan kompetensi yang telah dicapai oleh mahasiswa kedokteran setelah memperoleh kualifikasi sebagai dokter melalui pendidikan kedokteran dasar.

    Tujuan umum program ini yakni memberikan kesempatan kepada dokter yang baru lulus pendidikan kedokteran untuk memakhirkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan ke dalam pelayanan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga.

    Tujuan khusus internsip ini, tak lain adalah untuk: Mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama pendidikan dan menerapkan dalam pelayanan primer; Mengembangkan keterampilan teknis, klinis, pribadi dan profesi yang menjadi dasar praktik kedokteran; Memikul tanggung-jawab pelayanan pasien sesuai kewenangan yang diberikan; Meningkatkan kemampuan dalam pembuatan keputusan profesional media dalam pelayanan pasien dengan memanfaatkan layanan diagnostik dan konsultasi. Selain itu, Bekerja dalam batas kewenangan hukum dan etika; Berperan aktif dalam tim pelayanan kesehatan multi disiplin; Menggali harapan dan jenjang karir lanjutan; serta Memperoleh pengalaman dan mengembangkan strategi dalam menghadapi tuntutan profesi terkait dengan fungsinya sebagai praktisi medis.

    Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri telah bersepakat untuk mensukeskan program Internsip ini. Berbagai persiapan telah dilaksanakan mulai dari hulu hingga hilir. Dibagian hulu telah dibentuk Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) yang mengatur tentang penetapan peserta, menerbitkan STKID, aturan pelaksanaan intern, pembinaan wahana dan pendamping, evaluasi dan perencanaan perbaikan.Adapun di bagian hilir telah dilakukan sosialisasi tentang program Internsip ini kepada mahasiswa kedokteran oleh institusi pendidikan dokter di Indonesia.

    Dalam pelaksanaannya para pesertaprogram ini akanditempatkan di beberapa Rumah Sakit dan Puskesmas serta dibimbing oleh para dokter pendamping dalam kurun waktu satu tahun. Peserta akan melaksanakan kegiatan layanan primer, konsultasi dan rujukan, kegiatan ilmiah medis dan non medis dengan target kompetensi yang telah ditentukan. Apabila kompetensi belum dapat dicapai sesuai ketentuan maka dapat diperpanjang sesuai waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya.

    Adalah Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang Sumatera Barat yang pertama kali menjalankan program Internsip Dokter Indonesia pada bulan Februari 2010.Berbagai opini pun bermunculan dari para peserta program Internsip ini baik positif maupun negatif.Dari segi positif, program internsip: dapat mengembangkan pengalaman klinis peserta dengan variasi ragam kasus yang ditemukan di RSUD ataupun di Puskesmas. Para peserta pun dapat mengikuti perkembangan serta perjalanan dari kasus yang menurut peserta menarik sambil berkonsultasi dengan dokter spesialis yang ada di wahana tersebut; memberikan kemudahan peserta dalam bekerja di wahana internsip dengan adanya pendampingan dalam pelaksanaan oleh dokter umum yang telah ditunjuk; mengenalkan lebih dekat bidang keilmuan tertentu bagi peserta yang memiliki kecenderungan terhadap bidang keilmuan tertentu; melatih peserta untuk lebih bertanggungjawab dan percaya diri dalam menghadapi kasus yang ditanganinya; memberikan wadah untuk para peserta melatih team work dan seni dalam berkomunikasi dengan tenaga kesehatan lainnya; Dalam bidang ilmiah di program internship, peserta difasilitasi forum diskusi kasus dengan pendamping yang telah ditunjuk oleh pelaksana program; Adanya alokasi dana dari pusat dalam bentuk uang saku internship dirasakan sangat membantu sekaligus hiburan atas sebuah apresiasi kerja interns di tempat.

    Namun, ada beberapa hal yang perlu dibenahi terkait program ini yang telah berjalan selama 6 bulan tersebut. Yakni, belum adanya kesepahaman antara peserta dengan wahana internsip dalam status peserta internsip yang telah menyandang gelar dokter; pendistribusian peserta ke daerah tempat wahana internsip yang hendak dituju belum merata sehingga target kompetensi yang hendak dicapai belum optimal; Perhatian dari fakultas kedokteran asal peserta internsip kepada calon peserta internsip masih kurang; belum adanya perlindunganpeserta internsip dengan asuransi keselamatan kerja atau jaminan kesehatan; program ini masih dinilai belum memiliki alur penjadwalan kegiatan yang permanen dan jelas sehingga terjadi masalah terhadap peserta; masih terdapat arogansi pendamping dalam menjalankan tugas pendampingan yang memberikan rasa tidak nyaman terhadap peserta dalam menjalankan tugasnya; peranan panitia pelaksana program internsip dalam sharing dengan peserta internsip masih dirasakan belum optimal.

    Permasalahan-permasalahan tersebut baru terjadi dalam satu penyelenggaraan yakni di Provinsi Sumatera Barat. Tahun 2011 nanti program internsip ini aka diselenggarakan di 8 Provinsi yakni DKI Jakarta (FKUI, Banten (FK UIN) , Jawa Barat (FK UP), Jawa Tengah (FK UNSOED & FK UNISSULA), Yogyakarta (FK UGM), Jawa Timur (FK UNAIR), Kalimantan Barat (FK UNTAN), Sulawesi Selatan (FK UNHAS). Tentu hal ini akan menambah jajaran permasalahan yang akan muncul dalam pelaksanaan program internsip ini mengingat potensi, sumber daya, dana, sarana dan prasarana serta persiapan lainnya tiap-tiap daerah bervariasi satu sama lain.

    Beberapa waktu yang lalu, 92 dokter internship tahap pertama dari FK Universitas Andalas menjalani program internship di berbagai Rumah Sakit Umum Daerah di Sumatera Barat. Tidak sedikit permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan program internship ketika itu. Mungkin kita pernah mendengar tentang “uang saku” yang diberikan kepada dokter peserta internship.Kebijakan pemberian “uang saku” ini ditujukan untuk menunjang biaya kebutuhan dokter internship selama menjalankan tugasnya. Kalau dulu hanya ada 92 orang peserta internship, tahun depan mungkin akan mencapai ribuan, mengingat akan menyusulnya lulusan dokter PBL dari Fakultas Kedokteran lainnya di Indonesia. Belum lagi masalah pengaliran dana yang sedikit “macet” dan minimnya jumlah “uang saku”, sehingga tidak jarang keluhan dokter internship akan kebijakan ini. Besarnya dana yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan internship juga harus kita kritisi, bagaimana jadinya bila dana sebesar itu dialokasikan untuk mendanai penelitian-penelitian kesehatan ataupun peningkatan fasilitas-fasilitas kesehatan di Indonesia? Yang lebih dipertanyakan lagi, sikap pendamping yang diakui beberapa mahasiswa cukup arogan membuat suasana internship ini bagaikan Co-Ass biasa.Lantas dimana perbedaannya? Dan dimana pula kesalahan dari pelaksanaannya? Selain itu wahana internship pun diragukan kuantitasnya, sekitar 1400 dokter pada tahun ini akan melaksanakan internship, dan pemerintah beserta fakultas kedokteran sudah menjamin adanya wahana untuk internship ini, namun setelah tahun ini, maka akan ada 6000 dokter yang harus disebar diseluruh puskesmas dan rumah sakit kelas B dan C di seluruh Indonesia? Cukupkah? Mengingat data dari IDI yang menyatakan bahwa untuk PTT saja dokter masih mengantri.

    (Sumber: http://www.ismki.org/2010/11/01/kajian-internship-fmb-2010/)

    Labels:

    posted by admin BAI @ 7:40 PM   0 comments
    August 15, 2010
    Jam Terbesar di Kota Mekah Tandingi Jam Greenwich

    Sebuah jam raksasa yang ditempatkan pada sebuah gedung pencakar langit mulai ‎berdetak di kota suci Mekkah hari rabu kemarin, disaat umat Islam menunaikan puasa ‎Ramadhan yang pertama kali. Jam tersebut menurut pemerintah Arab Saudi ‎diharapkan akan menjadi pencatat waktu resmi bagi umat Islam di penjuru dunia. ‎

    Jam tersebut diklaim pemerintah Saudi sebagai jam terbesar di dunia karena memiliki ‎diameter 43 meter‏.‏‎ Letak jam tersebut tepatnya berada pada ketinggian 601 meter di ‎lingkungan gedung pencakar langit tertinggi dan terbesar kedua di dunia, menghadap ‎ke Masjid Al-haram As-Syarif di Mekkah.‎

    Adapun pengaktifan jam tersebut sesuai dengan mandat Raja Abdullah bin Abdulaziz ‎Ali Suud, tepatnya satu menit setelah pukul 00:00 dini hari kemarin.‎

    Lebih dari 90 juta keping mosaik kaca berwarna menghiasi jam, yang memiliki empat ‎sisi, masing-masing bertuliskan kata "Allah" besar dan dapat terlihat dari seluruh ‎pelosok kota Mekkah‎‏.‏

    Menara jam adalah salah satu keistimewaan dari hotel Endowment yang dibangun ‎oleh kontraktor swasta Bin laden Group. Media setempat mengatakan proyek ‎pembangunan menara jam tersebut menelan biaya beaya $ 3 miliar (kurang lebih Rp. ‎‎1,9 miliar). Selain menara jam, hotel tersebut juga memiliki ruangan serba luas.‎

    Karena posisinya yang berada tepat di depan masjid Al-Haram Asy-Syarif, maka ‎seluruh umat Islam yang berada di Mekkah dapat menyesuaikan waktu secara ‎langsung melalui jam tersebut, tanpa harus merujuk ke waktu Greenwich. "Sepertinya ‎jam tersebut akan menjadi ikon untuk umat Islam di penjuru dunia." kata Hasyim ‎Adnan, penduduk Jeddah yang sering mengunjungi kota Mekah‎‏.‏

    Proyek ini merupakan bagian dari upaya memodernisasi kota Mekah yang tampak tua ‎dan membuatnya lebih mampu melayani kebutuhan para peziarah. Sekitar 2 sampai ‎‎3,5 juta Muslim mengunjungi kota Mekah setiap tahunnya untuk melaksanakan ‎ibadah haji sebagai persyaratan yang dilaksanakan sekali seumur hidup bagi Muslim ‎yang berbadan sehat‏.‏

    Tetapi keberadaan menara jam ternyata tidak lepas dari kritik para peziarah. Mereka ‎mengatakan pembangunannya telah menggeser keberadaan tempat-tempat bersejarah, ‎seperti lokasi hotel Endowment dan menara jam yang dibangun di atas tanah bekas ‎benteng peninggalan khilafah Ustmaniyyah.‎

    Di lain pihak, ada beberapa pengunjung yang justru kurang setuju dengan keberadaan ‎menara jam. "Menara jam lebih tinggi dari menara Masjid Al-Haram Asy-Syarif yang ‎tentu akan lebih mendapat perhatian daripada masjid, meskipun jelas-jelas masjid ‎lebih penting," kata salah seorang peziarah.‏‎ [muslimdaily.net]‎

    Labels:

    posted by admin BAI @ 4:29 PM   0 comments
    April 11, 2010
    Hemoglobin Dan Protein Babi Terdapat pada Rokok
    Eramuslim - Mungkin selama ini Anda berpikir bahwa Anda mengetahui semua efek samping negatif dari merokok? Sebuah studi baru di luar negeri menunjukkan rokok mungkin mengandung darah babi yang jelas-jelas terlarang untuk kaum Muslim. Ini adalah penelitian terbaru dari The Australian.

    Profesor Simon Chapman yang berasal dari Universitas Sydney, yang melakukan penelitian yang sudah dirintis oleh sebuah institusi Belanda, mengidentifikasi bahwa saat ini setidaknya 185 industri yang mengandung unsur babi, termasuk penggunaan hemoglobin dalam filter rokok, The Australia melaporkan.

    "Saya pikir bahwa ada beberapa kelompok, khususnya mereka yang relijius, yang menganggap produk babi dalam rokok sangat ofensif," ujar Chapman. Menurut Chapman, bukan hanya orang Islam yang dirugikan oleh hal ini, tapi juga orang Yahudi dan kaum vegetarian.

    Menurut studi ini, hemoglobin protein dan hemoglobin babi digunakan dalam rokok untuk membuat filter lebih efektif.

    Chapman mengatakan bahwa tidak ada cara untuk mengetahui dengan pasti merek rokok apa saja yang menggunakan hemoglobin babi. "Perusahaan rokok hanya mengatakan bahwa 'bisnis kami merupakan rahasia dagang kami.'"

    "Jika Anda seorang perokok dan Anda adalah seorang Muslim, maka Anda akan mencari tahu hal itu." pungkas Chapman.

    http://www.eramuslim.com/berita/dunia/penelitian-rokok-mungkin-mengandung-hemoglobin-dan-protein-babi.htm

    Labels:

    posted by ariefudin @ 11:41 AM   0 comments
    March 21, 2010
    Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan Membela Tempat Suci
    Gaza – Infopalestina: Puluhan ribu warga warga turun ke jalan menggelar unjuk rasa kemarin Jumat (12/3) yang diserukan oleh faksi-faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza untuk membela tempat-tempat suci dan menentang politik yahudisasi Israel dan pembangunan pemukiman yahudi.

    Jalan-jalan dipenuhi warga pengunjuk rasa yang berangkat dari masjid-masjid di Tepi Barat sebelum mereka berkumpul di halaman depan gedung parlemen Palestina di Gaza.

    Dr. Khalil Hayyat, anggota biro politik Hamas menegaskan, aksi ini sangat besar sebab diserukan oleh seluruh faksi-faksi perlawanan Palestina (Hamas, Jihad Islami, Front Nadlal, Shaiqah, Qiyadah Ammah, dan asosiasi ulama Palestina dan lain-lain).

    Ia menegaskan, aksi ini sebagai ungkapan persatuan dalam membela tempat suci. Ia menegaskan bahwa lebih banyak sesuatu yang bisa menghimpun dan menyatukan Palestina dari pada yang memecah belah. Kerenanya, para peserta pengunjuk rasa memilih mengibarkan bendera Palestina sebagai wujud persatuan.

    “Tidak aneh kita melihat persatuan barisan ini dalam membela tempat suci. Kami keluar ke jalan dengan satu hati mengibarkan bendera Palestina; pesannya lebih banyak yang mempersatukan kami daripada yang menceraiberaikan kami. Bahwa tempat suci, kamp pengungusi kami, rakyat kami di manapun berada dalam satu nasib, harapan, persatuan dan kembali ke Palestina dengan izin Allah,” tegas Khalil Hayyah.

    Khalil Hayyah mengungkapkan keanehannya terhadap sikap Fatah yang mau berundingan dengan Israel padahal mereka sudah diisolasi oleh rakyat kami. “Perundingan macam apa ini? Mereka berunding dengan musuh sementara rakyatnya mengisolasi mereka,” Ujar Hayyah.

    Ia menegaskan, mereka kembali ke perundingan, sementara Israel menjadikan perundingan itu sebagai legitimiasi dan menutupi aksi yahudisasi Al-Quds dan mengukuhkan permukiman yahudi.

    “Warga Palestina di Al-Quds saat ini membela harga diri umat,” tegasnya.

    Ia menyerukan kepada rakyat Palestina untuk melawan musuh Israel. “Kami tidak punya pilihan lain kecuali melawan rencana jahat Israel yang ingin menghabisi dan menghancurkan tempat suci kami,” tuturnya.

    “Palestina adalah bumi Islam, masalah Islam, dimensinya Islam, maka ketika hendak dicabik-cabik oleh musuh Israel, maka sudah saatnya umat bangkit dan tidak ada waktu untuk menunggu. Apakah kalian menunggu sampai masjid Al-Aqsha dihancurkan?” Hayyah mempertanyakan.

    Hayyah menyerukan kepada Fatah agar melepaskan tangan-tangan kelompok perlawanan untuk menghadapi Israel. Sebab Israel tidak akan hengkang dari Palestina kecuali dengan pedang dan senapan.

    Di sisi lain, Dr. Muhammad al-Hindi, anggota biro politik Jihad Islami di Palestina menegaskan komitmen gerakannya terhadap pilihan perlawanan. Ia menyerukan persatuan dan menghindarkan diri dari perpecahan dalam menghadapi rencana-rencana jahat Israel.

    Al-Hindi menyerukan kepada pimpinan Arab untuk tidak memberikan legitimasi untuk memulai perundingan dengan Israel. “jika kalian ingin cuci tangan dari Palestina, maka jangan kalian beri legitimasi kepada orang yang ingin berlepas dari hak-hak Palestina. namun jika dalam darah kalian masaih ada darah orang-orang bebas dan sisa-sisa cinta kepada tempat isra Rasulullah Muhammad, maka minimal kalian tidak memberikan legitimasi kepada pihak Otoritas Palestina untuk berunding dengan Israel,” seru Al-Hindi kepada Arab.

    Kepada Otoritas Palestina Al-Hindi menantang, “Jika kalian beranggapan bahwa pilihan strategi adalah perundingan damai dengan Israel, maka mari kita beradu argument di depan semua pihak. Ungkap apa yang sudah kalian capai selama 30 tahun berundingan Israel Israel. Terus teranglah kepada bangsa dan nyatakan bahwa kalian telah gagal dalam perjalanan perundingan ini.” Pungkas Al-Hindi. (bn-bsyr)

    Labels:

    posted by admin BAI @ 5:16 AM   0 comments
    February 27, 2010
    Sabeel Ahmed, Meninggalkan Profesi Dokter Demi Dakwah Islam
    Kecintaannya pada dunia dakwah, membuatnya rela melepas profesinya sebagai dokter ahli radiologi dan lebih memilih berkonsentrasi untuk berdakwah. Ia mengaku tertarik menekuni dakwah setelah mengetahui bagaimana perjuangan ulama Ahmed Dedat dan Zair Naik dalam menyebarluaskan ajaran Islam.

    Itulah pengakuan Dr. Sabeel Ahmed dalam wawancara dengan Arab News, Rabu (12/8). Ahmed kini sedang berada di Saudi melaksanakan umrah. Sekarang, Dr. Ahmed menjabat sebagai direktur GainPeace, sebuah proyek kegiatan dakwah yang digelar organisasi Islamic Circle of North Amerika di wilayah AS dan Kanada.

    "Saya sangat terpengaruh oleh Deedat dan Naik, mentor saya, untuk melakukan dakwah Islam ke seluruh AS dengan sukses," ujar Dr. Ahmed dalam wawancara itu.

    "Saat ini, pesan-pesan tentang Islam sudah dipasang di papan-papan reklame dan bis-bis di berbagai tempat di AS, termasuk di Washington, New York dan Chicago sebagai bagian dari program GainPeace," sambungnya.

    GainPeace menggelar berbagai diskusi dan konferensi tentang Islam dan menyediakan outlet-outlet khusus di tempat-tempat umum bahkan datang dari rumah ke rumah dalam berdakwah, serta memanfaatkan berbagai media komunikasi seperti televisi, radio dan internet.

    Menurut Dr. Ahmed gerakan dakwah ini tidak sia-sia karena sepanjang tahun ini saja, sudah ada 600 orang yang masuk Islam. "Islam kerap disalahtafsirkan, oleh sebab itu sebuah pesan yang dipasang di tempat-tempat umum merupakan kesempatan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik pada publik tentang Islam," tukasnya.

    Ia menambahkan, GainPeace ikut bertanggungjawab untuk memberikan informasi tentang ajaran Islam pada publik AS dan meluruskan pandangan-panangan yang salah yang selama ini melekat dalam pikiran publik AS tentang Islam. "Kita juga menjembatani jurang pemisah antara warga asli Amerika dengan para imigran lewat agama Islam yang mengajarkan perdamaian, toleransi dan kebersamaan," tutur Dr. Ahmed.

    Dakwah yang dilakukan oleh GainPeace bukan hanya pada kalangan non-Muslim tapi juga komunitas Muslim itu sendiri. Gerakan dakwah ini tidak segan-segan berdialog dengan berbagai lapisan komunitas Muslim bahkan datang ke masjid-masjid untuk melihat bagaimana pelaksanaan salat di masjid-masjid itu.

    Untuk mereka yang ingin masuk Islam, GainPeace melakukan tiga tahapan. Tahap pertama memberikan paket "Selamat Datang di Islam" terdiri dari Al-Quran dengan terjemahan, DVD tentang cara salat, buku tentang Rasulullah Muhammad Saw dan buku-buku Islam lainnya. Tahap kedua, memberikan mentor bagi para mualaf yang sedang dalam proses belajar dan mempraktekkan ajaran Islam. Tahap ketiga, membuka kelas-kelas bagi para mualaf dan mereka yang diluar jangkauan GainPeace, akan diberikan pengajaran lewat internet.

    "Keinginan kami sekarang adalah membangun stasiun televisi dan radio sendiri serta pusat perdamaian di AS untuk menyampaikan pesan-pesan Islam pada 300 juta penduduk AS," kata Ahmed tentang target GainPeace selanjutnya.

    Dr. Sabeel Ahmad sendiri berasal dari Hyderabab, sebuah kota di selatan India. Masa-masa sekolahnya sampai universitas dihabiskan di AS. Ia pernah praktek sebagai dokter ahli radiologi di Chicago selama beberapa tahun sebelum akhirnya memutuskan meninggalkan profesinya itu dan lebih memilih jalan dakwah.

    Sumber:
    http://www.eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/meninggalkan-profesi-dokter-demi-dakwah-islam.htm

    Mail of bai_fkunissula@yahoo.com
    by Galleta Selena Boer

    Labels:

    posted by admin BAI @ 11:10 AM   0 comments
    February 24, 2010
    Dokter Gigi Jerman Tolak Pasien Muslim Karena Bernama Jihad
    DONAUESCHINGEN, JERMAN (voa-islam.com) - Seorang dokter gigi Jerman pekan ini menolak untuk mengobati seorang anak laki-laki berusia 16 tahun hanya karena nama depan anak itu berarti jihad, kata ayah anak tersebut Jum'at (05/02).

    Remaja tersebut hari selasa lalu pergi ke dokter gigi untuk menyesuaikan kawat penyangga giginya, tapi dokter tersebut dilaporkan berkata bahwa ia menganggap namanya sebagai deklarasi perang terhadap orang non-Muslim dan mengusirnya.

    Anak laki-laki itu bernama 'Cihad,' ejaan bahasa Turki dari kata jihad, sebuah nama yang umum bagi laki-laki di negara Muslim.

    ...Anak laki-laki itu bernama 'Cihad,' ejaan bahasa Turki dari kata jihad, sebuah nama yang umum bagi laki-laki di negara Muslim...

    Meskipun media selalu mengartikan jihad sebagai "perang suci", pemuka agama pada Jum'at kemarin mengatakan itu juga merupakan istilah umum untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Tuhan.

    Pihak berwenang dari dokter gigi mengatakan mereka tengah memeriksa apakah dokter tersebut melanggar kontrak kewajibannya untuk merawat semua pasien tanpa terkecuali.

    Remaja laki-laki tersebut telah menjalani perawatan perbaikan gigi di klinik yang sama selama lebih dua tahun, namun dengan dokter yang berbeda, yang tidak datang pada saat hari kejadian.

    Sang ayah mengatakan ia heran dengan alasan sang dokter.

    "Namanya tidak pernah bermasalah sebelumnya," kata dia. Sebelumnya ia mengatakan kepada surat kabar bahwa orang-orang tua memilih nama tersebut 16 tahun lalu karena itu terdengar bagus, tanpa ada maksud motivasi Islami.

    Para pejabat kota Donaueschingen juga menyuarakan keterkejutan atas penolakan yang menimpa anak laki-laki terseut, hanya karena namanya, "nama itu sangat-sangat umum digunakan di Turki dan itu sangat normal," kata seorang juru bicara pemerintah kota. [aa/cj] Allahualam bisshawab

    Mail of bai_fkunissula@yahoo.com
    by Galleta Selena Boer

    Labels:

    posted by admin BAI @ 3:46 PM   0 comments
    January 30, 2010
    Tak Mau Tonjolkan Lekukan Dada, Tiga Perawat Dipecat
    RS Mitra Keluarga International Larang Jilbab

    Di negeri mayoritas Muslim ini, orang begitu gampang melakukan kezaliman terhadap keyakinan dan hak umat Islam untuk beribadah.

    Demi mengabdi kepada Allah dengan menutup aurat, tiga perawat RS Mitra Internasional Jatinegara terancam dipecat. Ketiganya mengenakan jilbab syar’i dan menolak mengenakan jilbab gaul yang ditetapkan pihak rumah sakit.

    Ia mengatakan, alasan pemecatan yang dilakukan RS Mitra Internasional itu terlalu dibuat-buat. "Alasan pihak perusahaan terlalu dibuat-buat, yaitu menuntut agar kerudung mereka dimasukkan ke dalam baju. Jadi, tidak ada persoalan dalam performance atau keluhan dari pasien," kata Luthfie.

    "Jadi hanya kerudung tidak dimasukan saja. Itu persoalannya. Padahal kerudung dikeluarkan atau dimasukkan tidak diatur dalam SOP," kata Luthfie.

    Selengkapnya : http://www.voa-islam.com/news/indonesia/2009/12/08/1987/tak-mau-tonjolkan-lekukan-dadatiga-perawat-dipecat/

    Labels:

    posted by ariefudin @ 9:37 AM   1 comments
    January 10, 2010
    Prediksi Tahun 2020 Hanya Ada 4 Negara di Dunia
    Prediksi Bahwa 2020 Hanya Ada 4 Negara di Dunia, dan Negara Khilafah Islamiyah Salah Satunya

    Situs, "Mufakkirah al-Islâm www.islamemo.com pada akhir 2002 M memberitakan sebuah kabar dengan judul "Lembaga Inteljen Jerman Memperingatkan Berdirinya Khilafah". Dalam situs itu tertulis sebagai berikut: "Kepala Lembaga Inteljen Jerman, August Hanning, melakukan penelusuran di beberapa negara Arab yang dimulai dari wilayah Teluk dimana disana ia bertemu dengan beberapa pemimpin lembaga-lembaga inteljen Arab. Set data Iraq dan kelompok Fundamentalis Islam adalah merupakan topik yang paling menonjol bagi seorang lelaki yang mengepalai salah satu dari kegiatan lembaga-lembaga inteljen negara itu. Dalam kaitannya dengan kelompok fundamentalis Islam, para pengamat inteljen Jerman mengkhawatirkan, mengantisipasi (dan meramalkan) akan munculnya serangan yang meluas dari ribuan pendukung gerakan-gerakan Islam di Uzbekistan, Tajikistan dan Kyrgyz dengan tujuan mendirikan Daulah Khilafah Islamiah di wilayah tersebut. Para eksekutif Jerman memberikan kepercayaan dan kredibilitas yang amat besar terhadap kehawatiran, antisipasi (dan ramalan) lembaga-lembaga inteljen tersebut".

    Surat kabar al-Hayât, pada 15/01/2005 M, mempublikasikan sebuah laporan yang dipublikasikan oleh Reuters di Washinton. Laporan itu berisi prediksi-prediksi berdasarkan pada hasil muyawarah yang dihadiri oleh seribu ahli dari lima benua seputar ramalan masa-masa yang akan datang hingga 2020 M. Laporan itu bertujuan untuk mewujudkan kontribusi dari para intelejen dan politisi untuk menghadapi tantangan-tantangan tahun-tahun yang akan datang. Laporan itu menghawatirkan "masih terus berlangsungnya serangan terorisme". Laporan itu membicrakan tentang empat skenario yang mungkin akan terus berkembang di dunia. Skenario ketiga yang diperingatkan oleh laporan itu adalah al-Khilafah al-Jadîdah (Khilafah Baru Yang Akan Muncul). Demikian laporan itu menyebutnya.

    Mantan perdana mentri Inggris, Tony Blair, di hadapan Konferensi Umum Partai Buruh pada 16/07/2005 M mengatakan, "Kita sesungguhnya sedang menghadapi sebuah gerakan yang berusaha melenyapkan negara Israel dan mengusir Barat dari dunia Islam serta menegakkan Daulah Islam tunggal yang akan menjadikan syari’at Islam sebagai hukum di dunia Islam melalui penegakan Khilafah bagi segenap umat Islam".

    Demikian pula pada September 2005 M, Blair dengan terang-terangan mengatakan, "Keluar kita dari Iraq sekarang ini akan menyebabkan lahirnya Khilafah di Timur Tengah".

    Ketua Dewan Duma (Parlemen Rusia), Mikael Boreyev, menegaskan bahwa "dunia kini sedang menuju penyatuan menjadi lima negara besar; Rusia, Cina, Khilafah Islamiah dan Konfederasi yang mencakup Amerika". Mikael Boreyev menambahkan, "dan ditambah satu lagi, yaitu India, apabila ia sukses melepaskan diri dari kekuatan Islam yang amat kuat yang mengepungnya”.

    Demikian Boreyev menuturkan. Pemuatan sebuah peta dunia pada sampul sebuah buku berjudul, "Rusia Emperium Ketiga (al-Rusiya Imbrathuriyah al-Tsâlitsah)", karya Boreyev nampak sekali disana hanya terdapat sejumlah negara. Sementara, Eropa akan berada dibawah Rusia yang diprediksikan oleh penulis akan menjadi emperyor ketiga (Setelah masa Kekasisaran dan Sosialisme). Boreyev, sebagaimana dirilis oleh surat kabar al-Khalîj al-Imâratiyah, memprediksi negaranya akan kembali menjadi negara emperyor dan akan mendominasi Benua Eropa yang diprediksikan akan segera terhapus negaranya dan runtuh peradabannya.

    Surat kabar Milliyet Turki, pada 13/12/2005 M, dengan mengutip dari The New York Times menyebutkan bahwa, "Para pemimpin dalam pemerintahan Bsuh, akhir-akhir ini terus menerus mengulang-ulang kata Khilafah seperti permen karet. Pemerintahan Bush kini menggunakan kata Khilafah untuk menyebut kerajaan Islam yang pada abad ke VII membentang dari Timur Tengah hingga Asia Selatan, dan dari Afrika utara hingga Spanyol".

    Seorang komentator Amerika, Karl Vic di surat kabar Washinton Post, 14/01/2006 M menulis sebuah laporan yang amat panjang dimana di dalamnya ia menyebutkan bahwa "kembalinya Khilafah Islamiah yang selalu diserang oleh presiden Amerika, George Bush, benar-benar sedang menggema di tengah-tengah mayoritas kaum Muslim". Karl Vic juga menuturkan bahwa, "kaum Musilin (saat ini) memang benar-benar menganggap diri mereka bagian dari satu umat yang akan membentuk esensi Islam, sebagaimana mereka melihat Khalifah adalah sebagai sosok yang layak untuk mendapatkan penghormatan".

    Boreyev memberikan sinyalemen bahwa ia tidak bisa secara pasti meyakini bahwa Rusia akan menduduki benua Eropa. Akan tetapi, ia yakin bahwa hadharah Eropa sedang menuju kehancuran. Dan hal ini pasti akan di duduki atau diperangi oleh negara ini (Rusia) atau negara itu (Khilafah Islamiah atau negara-negara besar lainnya). Ketua Dewan Duma ini memprediksikan bahwa dengan datangnya tahun 2020 M, mayoritas negara-negara di dunia (yang saat ini ada) akan mengalami kehancuran. Dia memberikan isyarat bahwa nanti hanya akan ada lima negara besar, atau emperyor, saja. Yakni; Rusia yang telah menggabungkan Eropa kedalamnya; Cina, yang akan mendominasi negara-negara Timur Tengah dengan kekuatan ekonomi dan militernya; Khilafah Islamiah yang akan membentang dari Jakarta hingga Tangier dan mayoritas daerah Afrika selatan padang pasir; dan Konfederasi yang menggabungkan benua Amerika Utara dan Amerika Selatan. Boreyev melihat bahwa India juga mungkin akan menjadi negara besar jika ia mampu menghadapi kekuatan Islam yang meliputinya.

    "....Tsumma takuunu khilaafatan ‘alaa minhaajin-nuwwah" – kelak akan berdiri Khilafah yang mengikuti jejak kenabian. (H.R. Ahmad dan Al Baihaqi Musnad Ahmad, juz 4, halaman 273).


    Comment :
    Orang kafir aja percaya akan kembalinya Khilafah Islamiyah. Tetapi bagaimana dengan Anda??? Khilafah Islamiyah bangkit tahun 2020M, atau lebih cepat, atau mungkin lebih lama dari tahun 2020M. Semua itu tidak masalah. Yang penting adalah memperjuangkannya.

    Labels:

    posted by admin BAI @ 5:28 PM   1 comments
    Al-Quran
    "Dengan menyebut nama Allah yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang"

    "Dan sesungguhnya inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan jangan kamu ikuti jalan-jalan (lainnya), sebab jalan-jalan itu akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Allah berwasiat kepada kamu semoga kamu bertaqwa"
    (QS. al-An'am : 153)

    "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu..."
    (al-Qashash : 77)

    Artikel Lainnya
    Arsip Artikel
  • Arsip Sesuai Relevansi
  • Archive
    Kalender Kegiatan
    BASIC TRAINING
    Informasi seputar ANTIBODY XVIII (Annual Training for Better Organization and Islamic Health Community) klik di sini
    Tinggalkan Pesan
    Facebook

    LINK PARTNER
  • FULDFK
  • STATS